• Rumah Minimalis GPlus
  • Facebook Rumah Minimalis
  • Twit Rumah Minimalis
  • LinkedIn Rumah Minimalis
  • RSS Mumah minimalis
  • Desain Rumah Minimalis Terbaru 2015

    Cohousing, Perumahan Berkonsep Komunitas [2]


    Common House sebagai Jantung.
    Mengapa perumahan cohousing disebut rumah ramah lingkungan? Karena dalam konsep ini dikenal adanya "ruang bersama" yang disebut common house. Dasar pemikirannya, dalam satu perumahan ada ruang-ruang yang bisa digunakan secara bersama oleh semua penghuni rumah. Misalnya saja, tidak perlu semua rumah memiliki ruang keluarga yang besar hanya untuk menampung kebutuhan arisan. Sebagai gantinya, bisa dibuat sebuah aula di dalam perumahan yang bisa digunakan oleh semua penghuni rumah untuk menggelar acara apapun. Dengan demikian masing-masing rumah hanya perlu membuat ruang keluarga dengan ukuran kecil saja, cukup untuk kebutuhan standar.

    Contoh lainnya, tidak perlu semua rumah memiliki kamar tidur untuk tamu, yang tentunya hanya digunakan sesekali. Sebagai gantinya, bisa dibuatkan "kamar tidur tamu bersama". Ruang-ruang bersama ini bisa diletakkan di dalam common house, sebuah bangunan milik bersama yang merupakan jantungnya perumahan cohousing. Dengan adanya common house, ukuran masing-masing rumah menjadi lebih kecil.

    Perumahan dengan konsep cohousingn membagi area rumah menjadi 3, yaitu area publik, semi publik dan privat. Area publik misalnya ruang parkir bersama dan ruang tamu tempat semua keluarga menerima tamu. Area semi privat bisa berupa ruang makan bersama, taman dan area terbuka tempat bermain anak-anak, dapur bersama, dan fasilitas lain seperti gudang dan tempat penyimpanan. Selain itu, area ini juga bisa berkembang lebih banyak dan luas, seperti perpustakaan bersama, sanggar seni, dan lain-lain. Sedangkan area privat berupa kamar tidur, ruang keluarga, dan dapur kecil. Yang disebut area privat adalah rumah yang dimiliki masing-masing keluarga.

    Berbagi Tugas dan Benda

    "Berbagi" dalam konsep cohousing tidak hanya mencakup ruang pada rumah, tapi juga tugas. Katakan untuk tugas menemani anak-anak bermain di "tempat main bersama". Tidak perlu semua ibu menjaga anaknya bermain di saat yang bersamaan. Para ibu-ibu bisa berbagi tugas, misalnya hari ini ibu A dan ibu B dan keesokan harinya ibu C dan ibu D.

    Apakah aman menyerahkan penjagaan anak kepada tetangga? Ya, karena para tetangga adalah orang-orang yang sudah dikenal baik dan merupakan anggota komunitas. Bahkan para tetangga ini bisa jauh lebih dipercaya ketimbang baby sitter atau pembantu yang belum kita kenal dengan baik.

    "Berbagi" di sini juga bisa diterapkan dalam hal pemilikan barang di rumah. Misalnya, "Tidak semua rumah tangga perlu punya gerjagi atau tangga," ujar Santy. Untuk satu perumahan mungkin hanya dibutuhkan 2 gergaji dan 2 tangga yang bisa digunakan bersama-sama oleh seluruh penghuni rumah, secara bergaintan. Begitu pula dengan pring-piring untuk pesta, mesin cuci, bahkan sampai kendaraan.

    Mengapa perumahan berkonsep cohousing disebut ramah lingkungan? Karena adanya ruang-ruang rumah bersama, satu rumah tidak perlu besar. Akibatnya, area terbuka menjadi lebih banyak, taman pun bisa dibuat lebih besar. Karena perencanaan dibuat bersama sejak awal dan ada beberapa aktivitas yang dilakukan secara terpadu di satu tempat, limbah pun terkumpul menjadi satu. Ini membuat pengelolaan air kotor menjadi lebih mudah. Selain itu, konsep "berbagi", baik dalam ruang maupun benda-benda juga akan menghemat banyak biaya.

    Kok, seperti mimpi ya? Memang, di Indonesia belum ada konsep perumahan seperti ini. Tapi beberapa negara maju seperti Denmark dan Belanda sudah sejak lama memilikinya. Karena di sana harga rumah dan tanah sangat mahal, banyak perumahan cohousing yang berbentuk apartment. Di Indonesia, mimpi ini menjadi lebih nyata setelah beberapa mahasiswa dari Universitas Pelita Harapan berupaya menuangkan konsep cohousing milik komunitas Rumah Bersama ke dalam bentuk desain.***

    Anda Ingin Mendapatkan Gambar Layout DENAH
    Rumah Minimalis Di Atas...?
    Caranya gampang kok, cukup share artikel ini ke teman Anda dgn cara mengklik salah satu tombol media sosial Anda di bawah ini, dan tombol LIKE yg berada di bawah judul artikel di atas, setelah itu hubungi kami via email di:
    info@arsitekonline.com
    Gambar Denah rumah yg Anda minta akan segera kami kirimkan
    ke email Anda sesegera mungkin. Gratis kok...!!!


    0 Komentar Tentang Rumah Minimalis:

    Punya Komentar Seputar Rumah Minimalis?

    Rumah minimalis memang unik. Bila Anda punya pertanyaan atau masukan seputar rumah minimalis, jangan sungkan menulisnya disini. Semoga banyak orang yang mengambil manfaatnya.

     

    Google+ Followers of Rumah Minimalis

    Rumah Minimalis 2015

    Rumah minimalis 2015 adalah sebuah portal yang khusus membahas seputar rumah minimalis, dan segala hal yang berhubungan dengannya seperti desain rumah minimalis maupun model rumah minimalis. Penyajian yang kami hadirkan dalam bentuk gambar perspektif 3D yang dilengkapi dengan keterangan gambar, sehingga memudahkan Anda dalam memahami apa yang kami tampilkan tersebut. Selain itu, kami juga menghadirkan berbagai informasi yang masih berhubungan dengan tema website ini seperti bentuk dan model rumah minimalis modern, rumah minimalis sederhana, rumah minimalis 1 lantai dan 2 lantai, rumah kayu minimalis, termasuk rumah dari berbagai type seperti rumah minimalis type 36, rumah minimalis type 45 sampai yang bertype rumah mewah minimalis.

    Semoga apa yang kami sajikan ini bisa membantu Anda dalam mendapatkan informasi seputar rumah minimalis.
    Terima kasih.